Zakat , Infaq dan Sedekah Anda

Turut membahagiakan mereka

Zakat , Infaq dan Sedekah Anda

Turut membahagiakan mereka

Zakat , Infaq dan Sedekah Anda

Turut membahagiakan mereka

Zakat , Infaq dan Sedekah Anda

Turut membahagiakan mereka

Zakat , Infaq dan Sedekah Anda

Turut membahagiakan mereka

Senin, 28 April 2014

Ber infaq Sarana Mendekatkan Diri Kepada Allah






By: Mustofa

Dalam menjalani kehidupan didunia ini, kita selalu diperintahkan untuk senantiasa mendekatkan diri kita kepada Allah Swt. Sebagaimana yang telah difirmankan oleh Allah Swt dalam Qur’an Surah al Maidah ayat 35 sebagai berikut;
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah Swt dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.” (Q.S. al Maidah:35)
Dalam ayat diatas tersebut, kita sebagai manusia diingatkan agar tidak lalai dalam melakukan  taqarrub kepada Allah Swt, semaksimal yang mampu kita laksanakan. Karena sarana yang bisa kita lakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt begitu beragam. Salah satunya berinfaq dengan media harta yang telah Allah Swt karuniakan kepada kita.

Harta kekayaan adalah ladang dunia yang bisa kita maksimalkan untuk melakukan amal sholeh. Karena tidak sedikit, harta juga bisa menjerumuskan pemiliknya bila tidak pandai dalam mengelolanya. Oleh karena itu sebagai seorang mukmin, memaksimalkan harta dengan rajin berinfaq, merupakan salah satu sarana yang bisa kita lakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Allah Swt akan memberikan pahala yang berlipat bagi orang yang gemar berinfaq. Selain memperoleh pahala, mereka juga mendapatkan ridho dari Allah Swt.
“Perumpamaan  orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah  adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir seratus biji.  Allah Swt melipat gandakan  bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas  lagi Maha Mengetahui..” (Q.S. al Baqarah; 261)

Karena orang yang rajin menginfaqkan harta kekayaannya di jalan Allah Swt bukanlah orang yang sembarangan. Melainkan mereka yang telah mendapat ridho Allah Swt dan telah teguh keimanannya. Mereka itulah orang yang berjihad dengan harta kekayaan dan jiwa raganya kepada Allah swt.

Mari, kita jadikan berinfaq sebagai sarana untuk meraih ridho dari Allah Swt. Demikian, mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang selalu menjalankan perintah Allah Swt dan ajaran Rasulallah Saw. Aamiin.

Korupsi memiskinkan, Zakat mensejahterakan

baitul maal hidayatullah
Korupsi memiskinkan, Zakat mensejahterakan - Manusia memiliki sifat baik dan buruk dalam dirinya. Dominasi kebaikan akan membawa seseorang tersebut menjadi manusia yang mulia, sedang sikap buruk akan menjerumuskan manusia untuk melakukan berbagai tindak kriminal. Tindakan buruk itu bukan saja di lakukan oleh orang yang bodoh, namun juga banyak melanda mereka yang di katakan berpendidikan. Yang paling nyata dan sering di dengar akhir-akhir ini adalah tindakan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme)

Rabu, 17 Juli 2013

ketentuan zakat fitrah dan Perhitungan zakat fitrah

ketentuan zakat fitrah Perhitungan zakat fitrah sudah tidak asing lagi bagi kita sebagai umat muslim, tetapi tidak ada salahnya apabila kami membahas sedikit mengenai tata cara perhitungan zakat fitrah dan ketentuan zakat fitrah.

Perintah untuk menunaikan zakat fitrah terdapat pada hadist : Rasulullah telah mewajibkan zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan yang sia-sia dan yang kotor, dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin. Barang siapa yang mengeluarkannya sebelum (selesai) shalat id, maka itu adalah zakat yang diterima (oleh Allah); dan siapa saja yang mengeluarkannya sesuai shalat id, maka itu adalah sedekah biasa (bukan zakat fitrah). (HR Ibnu Majah)



ketentuan zakat fitrah : Berdasarkan hadist diatas, jelas bahwa zakat fitrah wajib dikeluarkan oleh siapapun baik itu pria maupun wanita, dewasa maupun masih anak kecil.

Adapun soal kapan mulai dan akhir pembayaran, para ulama juga berbeda pendapat.

  1. Hanafiyah : Tidak ada batas awal dan batas akhir. Boleh dibayarkan sebelum hari raya (1 Syawal), bahkan sebelum masuk Ramadhan. Juga tetap harus membayar zakat fitrah ini meski terlambat sampai lewat tanggal 1 Syawal.
  2. Malikiyah : Sejak 2 hari sebelum hari raya sampai --paling lambat-- terbenamnya matahari tanggal 1 Syawal. Namun, jika sampai lewat batas akhir belum mengeluarkan zakatnya, ia tetap berkewajiban membayarnya. Dengan catatan, jika ia mampu (karena telah memenuhi syarat wajib) tapi mengakhirkannya sampai lewat hari raya, maka ia berdosa.
  3. Syafi'iyah : Sejak hari pertama Ramadhan sampai tenggelamnya matahari 1 Syawal. Namun utamanya adalah sebelum salat 'id. Lebih dari itu, jika memang ia mampu dan tidak ada 'udzur maka ia berdosa dan tetap harus membayar. Namun jika ada udzur seperti kehilangan hartanya, maka tidak apa-apa, tapi ia tetap harus membayarkannya.
  4. Madzhab Hanbali : Awal pembayaran zakat fitrah sama dengan madzhab maliki, yaitu dua hari sebelum hari ied. Sedangkan waktu terakhirnya sama dengan pendapat Syafi`i, yaitu hingga terbenamnya matahari 1 syawal.

Sedangkan untuk besaran zakat fitrah sendiri sudah ada dalam hadist "Rasulullah SAW telah memfardukan (mewajibkan) zakat fitrah satu sha’ tamar atau satu sha’ gandum atas hamba sahaya, orang merdeka, baik laki-laki maupun perempuan, baik kecil maupun tua dari kalangan kaum Muslimin; dan beliau menyuruh agar itu dikeluarkan sebelum masyarakat pergi ke tempat shalat Idul Fitri." (HR Bukhori Muslim)

Untuk di Indonesia sendiri , 1 sha' itu disepakati seberat 2,5 Kg beras. Jadi apabila harga beras sekarang Rp 10.000,- maka perhitungan zakat fitrah nya adalah :

2,5 x 10.000 = 25.000,-

Dianjurkan pula untuk menggunakan harga konversi nilai beras yang biasa kita konsumsi sehari hari / yang lebih baik. Jangan sampai kita memberi beras yang mutu nya rendah dan dibawah kwalitas yang biasa kita makan sehari hari.

Untuk penyaluran dianjurkan melalui lembaga amil zakat yang terpercaya , diantaranya melalui Baitul Maal Hidayatullah yang sudah resmi dipercaya oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan mendapatkan pengakuan / legalitas berupa SK Menag.RI No.538 Th. 2001 & sertifikasi KAN No.LSSM–008–IDN & ISO 9001.

Sekian , semoga artikel mengenai ketentuan zakat fitrah dan perhitungan zakat fitrah bermanfaat. amin

Rekening Zakat Fitrah
BCA 3890409767, BNI 0072912763, BSM 7001191831, MANDIRI 1410008006009
A.n Yayasan Baitul Maal Hidayatullah

Konfirmasi transfer
Kirim SMS : ZF#Nama#Alamat#Nominal ke 085707044443
Contoh : ZF#Rahman#Jl mulyosari 398 Surabaya#500.000

Zakaf Fitrah Untuk Panti Asuhan

Pengertian Zakat fitrah adalah zakat atau sedekah yang diwajibkan untuk dikeluarkan dengan selesainya puasa bulan Ramadhan. Hal ini sebagai pembersih bagi seorang shaim atas puasanya dari perbuatan sia-sia dan perkataan buruk. Di samping itu, juga sebagai bentuk belas kasih kepada orang-orang miskin agar mereka memiliki kecukupan saat hari bahagia (hari raya) sehingga tidak meminta-minta.
  
"Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mewajibkan zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan perkataan buruk, dan sebagai makanan untuk orang-orang miskin. Barangsiapa menunaikannya sebelum shalat 'Ied, maka terhitung sebagai zakat yang diterima; dan barangsiapa menunaikannya sesudah shalat, maka terhitung sebagai sedekah sebagaimana sedekah lainnya." (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah, dishahihkan Imam al-hakim. Namun yang lebih kuat statusnya adalah hasan)
Baitul Maal Hidayatulah (BMH) adalah Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) dengan SK. Menteri Agama RI No. 538 tahun 201,  yang mempunyai tugas untuk membantu masyarakat yang akan menunaikan zakat, infaq, sedekah, wakaf, hibah dan dana kemanusiaan lainnya untuk disalurkan kembali kembali kepada yang berhak menerimanya sesuai dengan ketentuan syariat. Sebagai lembaga amil zakat pada Ramadhan ini seperti Ramadhan tahun – tahun sebelumnya BMH menghimpun zakat fitrah masyarakat Surabaya untuk di salurkan kepada yang berhak menerima.

Latar Belakang

Pemandangan kesremawutan pengelolaan zakat fitrah di kota besar seperti Surabaya setiap tahun sering kali terjadi. Dan tidak jarang merenggut korban nyawa karena berebut zakat fitrah. Ketidak tepatan sasaran, masalah pemerataan menjadi masalah utama. Sering kita menemukan satu mustahiq bisa menerima lebih dari satu panitia penyaluran zakat fitrah, yang terjadi adalah terjadi penumpukan zakat fitrah pada mustahiq tertentu.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan di daerah. Dengan kondisi yang ada potensi zakat fitrah belum bisa mengcover jumlah mustahiq yang ada. Masih banyak fakir miskin, dhuafa, dan pantiasuhan yang belum tersentuh oleh penyaluran zakat fitrah. 

Berangkat dari kenyataan  terebut BMH mengajak umat untuk mengoptimalkan manfaat zakat fitrah tahun ini lewat program “Fitrah Berkah Untuk 262 Pantiasuhanbinaan BMH yang tersebar di seluruh nusantara. Sehingga penyaluran zakat fitrah tepat sasaran dan berdaya manfaat lebih baik. Kini saatnya zakat fitrah Anda membantu mengukir senyum dan kebahagiaan mereka.  Amanahkan penyaluran zakat fitrah Anda untuk perubahan masa depan Indonesia yang lebih bermartabat

Dasar Pemikiran
  1. “Sungguh telah beruntung orang yang menyucikan dirinya, menyebut nama Rabbnya, lalu mengerjakan shalat.” (QS. Al-A’la: 14-15) 
  2. “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mewajibkan zakat fithri satu sha’ dari kurma atau satu sha’ dari gandum bagi setiap hamba sahaya (budak) maupun yang merdeka, laki-laki maupun perempuan, anak-anak maupun dewasa dari kaum Muslimin. Dan beliau memerintahkan agar dia dikeluarkan sebelum orang-orang berangkat utk shalat (id).” (HR. Al-Bukhari no. 1407)
Tujuan Program

PROGRAM FITRAH UNTUK 262 PANTIASUHAN” bertujuan sebagai berikut :
  1. Menghimpun zakat fitrah di masyarakat Surabaya yang selanjutnya akan di sulurkan ke panti-panti asuhan se Jatim.
  2. Membantu muzaki / panitia penghimpunan zakat fitrah dalam hal penyaluran zakat fitrah agar lebih merata dan tepat sasaran.
  3. Memberikan nilai tambah program penyaluran zakat fitrah baik bagi muzaki / panitia penghimpunan zakat fitrah dan BMH berupa branding bersama kedua lembaga.
Bentuk Partisipasi
  1. Penyaluran zakat fitrah dalam bentum bahan makanan (beras)
  2. Penyaluran zakat fitrah dalam bentuk uang (Rp. 10.000/kg) yang selanjutnya oleh BMH akan diwujudkan beras. 
Program Penyaluran

Bagi lembaga / sekolah / masjid kami juga menawarkan kerjasama penyaluran zakat fitrah  khusus wilayah Surabaya, dengan tambahan keuntungan sebagai berikut :
  1. Branding lembaga di kresek plastik untuk penyluran minimal (5 Kg X 300 kresek)
  2. Untuk penyaluran setiap 5 kg zakat fitrah BMH akan menambahkan 2 bungkus mei instan .
  3. Data refensi calon mustahiq penerima zakat fitrah.  











Kami mengaharapakan dukungan baik moril maupun materiil.  Sehingga “FITRAH BERKAH UNTUK 262 PANTIASUHAN” ini akan berjalan efektif serta  memberikan manfaat yang bagi Umat. Semoga kiranya Allah SWT senantiasa memberi rahmat, petunjuk dan kemudahan kepada kita semua. Amin. 

BCA 3890409767, BNI 0072912763, BSM 7001191831, MANDIRI 1410008006009
A.n Yayasan Baitul Maal Hidayatullah

Konfirmasi transfer
Kirim SMS : ZF#Nama#Alamat#Nominal ke 085707044443
Contoh       : ZF#Rahman#Jl mulyosari 398 Surabaya#500.000

Zakat fitrah :  Zakaf Fitrah Untuk Panti Asuhan

Rabu, 15 Agustus 2012

Kita Mampu, Kita Bisa



Joko Widodo alias Jokowi, Walikota Solo membuat berita besar. Lelaki yang sudah dua periode memimpin kota Solo ini mengganti mobil dinasnya, sedan mewah merek ternama, dengan mobil rakitan para pelajar SMK 2 Surakarta. Mobil yang diberi nama Kiat Esemka ini 80 persen komponennya lokal dan 20 persen impor.


Senin, 13 Agustus 2012

Dalil - Dalil Zakat


www.zakatsedekah.com - Zakat merupakan konsep ajaran Islam yang berlandaskan Al Quran dan Sunnah Rasul, bahwa kekayaan yang dimiliki seseorang adalah amanah dari Allah dan memiliki fungsi sosial . 

Pengertian Zakat menurut bahasa dan Pengertian Zakat menurut istilah

Pengertian Zakat , zakat menurut bahasa dan zakat menurut istilah


www.zakatsedekah.com - Pengertian Zakat Hubungan pengertian antara zakat menurut bahasa dan zakat menurut istilah sangat nyata dan erat sekali ialah harta yang dikeluarkan zakatnya akan menjadi berkah, tumbuh, berkembang, bertambah, suci dan beres (baik) sebagaimana dinyatakan dalam surat At Taubah: 103 dan surah ar-Ruum: 39.